Untuk Kamu: Kabar Baik Tentang Ditjen Pajak

Oleh: Erikson Wijaya, S.Akt, AAP-A

Hari-hari ini kabar baik tentang Ditjen Pajak nyaris jarang terdengar. Barangkali memang hal-hal positif tentang instansi ini harus diperjuangkan dengan tenaga ekstra. Banyak dari kita yang sudah terbiasa memimpikan Indonesia menjadi negara makmur namun juga membenci pengenaan pajak oleh pemerintah. Jika boleh saya katakan, hal itu adalah kondisi yang harus diedukasi secara perlahan dan kontinyu. Catatan ini merupakan bagian dari upaya itu, bahwa ternyata banyak hal baik yang perlu kamu ketahui mengenai Direktorat Jenderal Pajak dan sederet kerja-kerja nya. Enam di antaranya adalah sebagai berikut:

#1. Kinerja penerimaan pajak sejak tiga dekade terakhir (1985-2015), secara nominal terus meningkat (kecuali ketika krisis ekonomi 1999-2000 turun sebesar 12.77% dan 2007-2008 turun sebesar 4.93%) Tidak percaya? Coba kamu cek di data yang dirilis Harian KOMPAS tanggal 05 Juli 2017 pada bagian Diskusi Ekonomi. Berita semacam ini memang jarang diangkat oleh media arus utama karena tidak terlalu menjual dibandingkan dengan kabar rendahnya realisasi terhadap target yang ditetapkan.

#2. Kinerja penerimaan pajak tahun 2017 per 30 September 2017 (termasuk PPh Migas) menunjukkan peningkatan 1.55% dimana pada periode yang sama tahun 2016, realisasi penerimaan mencapai 58.58% dan terjadi kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2017 menjadi 60.13% (dari target menurut APBN-P 2017 Rp1.283,56 triliun). Kamu tahu maksudnya? Ini berarti bahwa secara nominal uang yang masuk ke Kas Negara juga bertambah.

#3. Ditjen Pajak sudah bekerja sama dengan 67 ILAP (Instansi, Lembaga, Asosiasi, dan Pihak Lain) untuk melakukan pertukaran data sehingga membantu mengoptimalkan pengawasan potensi penerimaan pajak demi mewujudkan penerimaan pajak yang semakin optimal. Melalui pertukaran data itu, ruang untuk menghindar dan bersembunyi bagi mereka yang tidak mau membayar pajak akan semakin sempit.

#4. Melalui Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-107/PMK.03/2017, Ditjen Pajak telah menerapkan kebijakan CFC (Controlled Foreign Company) untuk mengimbangi semakin banyaknya perusahaan Indonesia atau Warga Negara Indonesia yang berinvestasi di perusahaan di luar negeri (non listing) namun selama bertahun-tahun tidak membayar pajak. Adil bukan? Mereka mampu berinvestasi di luar negeri karena hasil bisnis mereka di dalam negeri, sehingga atas kemampuan itu, ada hak negara berupa pajak atas dividen yang harus mereka bayar.

#5. Buat kamu yang kemarin mengikuti Amnesti Pajak dan mendamba keadilan, kini sudah ada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2017 beserta sejumlah aturan turunannya. Peraturan itu memberikan rasa adil dan tenang atas kesediaanmu memanfaatkan momentum itu. Sebab aturan itu menyasar mereka yang tidak mengikuti Amnesti Pajak dan mereka yang mengikuti namun dengan tidak sepenuh hati.

#6. Sampai dengan saat ini, Ditjen Pajak telah merumuskan perjanjian pajak dengan 60 negara mitra (tax treaty). Dengan adanya perjanjian itu, kamu yang memiliki penghasilan dari negara-negara mitra (bisa dicek disini) tidak akan mengalami pengenaan pajak berganda. Ini namanya P3B yaitu perjanjian internasional di bidang perpajakan antar kedua negara guna menghindari pemajakan ganda agar tidak menghambat perekonomian kedua negara dengan prinsip saling menguntungkan antar kedua negara dan dilaksanakan oleh penduduk antar kedua negara yang terlibat.

Tentu saja, keenam kabar baik itu belum merangkum semua fakta baik yang ada di Ditjen Pajak. Keenam hal itu hanya sependek yang saya pahami di tengah keterbatasan yang saya miliki sebagai pegawai pajak. Jika kamu adalah 1 diantara 39.000 pegawai Ditjen Pajak maka kamu bisa membantu instansi ini dengan memperpanjang daftar ini dan menyebarkannya dengan cara apapun. Dan jika kamu adalah satu di antara sekian puluh juta generasi muda Indonesia, tidakkah kamu sepatutnya tahu soal sejumlah kabar baik dari instansi yang tahun ini ditugasi mencari 75.1% pendapatan negara?

Gambar diambil dari sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: